More Categories

Search This Blog

Theme images by Storman. Powered by Blogger.

Tips Membuat Ketupat Pulen dan Tahan Lama Lengkap dengan Cara Menyimpannya

Lebaran segera tiba! Tak afdol rasanya bila sajian khas Lebaran, seperti opor ayam, sambal goreng, dan rendang daging, tidak disantap dengan...

Saturday, 11 October 2014

Giant Brownie Cookies..or Cookie Brownies?

- No comments
{scroll down for recipe in English}

Bismillah..
Bentuknya seperti choco chips cookies, tapi versi jumbonya. Teksturnya crisp garing kres di luar tapi bagian dalemnya dan chewy khas brownies panggang. Jadi enaknya disebut apa yah? brownie cookies ato cookie brownies? Hehe.. Apapun disebutnya, cemilan ini nikmaaat sodara-sodara. Kami pecinta choco chips cookies, juga penikmat chewy brownies. Perpaduan keduanya = ahaay..so irresistible!

Tanpa choco chips dan sprinkles pun saya yakin cookie ini tetap yummy. Tapi tentu saja, choco chips dan sprinkle membuat tampak lebih menggodah.. Sediakan susu untuk teman ngemil cookie ini, a perfect match. Tapi khusus saya tetep milih teh manis ato coffeemix sih, hehe.. 
Dengan ukurannya yang besar, sebenernya satu cookie juga udah lumayan bikin ngganjel perut. Tapii..ga yakin deeh satu cookie itu cukup..pasti pengen nambah lagii & lagii.. :D
*pengalaman pribadi

Giant Brownie Cookies
diadaptasi dari Joy of Baking dengan modifikasi

Bahan
110 gr mentega tawar, suhu ruang
100 gr brown sugar
50 gr gula pasir
1 butir telur ukuran besar
1 sdt vanilla bubuk (bisa diganti essens/cair)
130 gr tepung terigu
30 gr coklat bubuk (saya pakai Vanhouten)
1/4 sdt baking powder
1/8 sdt garam
choco chips dan sprinkle secukupnya

Cara membuat:
1. Panaskan oven 180 C. Siapkan loyang, alasi dengan baking paper
2. Campur tepung, coklat bubuk, garam, vanilla dan baking powder (jika pake). Ayak, sisihkan.
3. Kocok mentega dan gula (brown sugar + gula pasir) hingga pucat dan mengembang (2-3 menit)
4. Tambahkan telur, kocok rata. Masukkan campuran tepung. Kocok lagi dengan kecepatan terendah hanya hingga rata.
5. Masukkan choco chips, aduk dengan sendok atau spatula.
6. Dengan sendok es krim (atau bisa juga dengan 2 sendok makan untuk membentuk bulatan), sendokkan masing-masing adonan ke loyang, beri jarak masing-masing 3-4 cm.
note: taburkan sprinkle di tahap ini jika pakai
7. Panggang 15-16 menit atau hingga bagian luarnya firm dan set tapi bagian dalam masih lembut.
Biarkan 5-10 menit hingga agak dingin di loyang baru pindahkan ke rak kawat untuk didinginkan hingga benar-benar dingin

Cookie akan set dan semakin mengeras bagian luarnya saat sudah dingin. Simpan di toples rapat.

untuk 11 buah cookies


Selamat mencoba & have a nice weekend epribadiih ;))

English Version

Giant Brownie Cookies
modified from Joy of Baking: Chocolate Cookies

Ingredients
1/2 cup unsalted butter, room temp
1/2 cup light brown sugar
1/4 cup white granulated sugar
1 large egg
1 tsp vanilla powder (you may use extract)
1 cup all purpose flour
1/4 cup cocoa powder (I use Vanhouten)
1/4 tsp baking powder
1/8 tsp salt
some chocolate chips and sprinkles

Directions
1. Preheat oven 180 C or 350 F, place rack in the center of the oven. Line 1 baking sheets with parchment paper
2. Mix flour, cocoa powder, baking powder, salt and vanilla. Sift them then set aside
3. Beat butter and sugars until light and fluffy (2-3 mins using electric mixer)
4. Add egg and beat until incorporated. Add in the flour mixture then nix until incorporated. Fold in choco chips
5. Using ice cream scoop (or 2 table spoons), filled full, place each of them on the prepared sheet, spacing 4-5 cm apart. Put some sprinkles and choco chips on top
6. Bake for 15-16 minutes or until the cookies are firm around the edges but still soft and chewy in the center

Let the cookies cool 5-10 mins on the sheet before removing to the wire rack
Enjoy with a glass of milk. Yumm :)

Friday, 10 October 2014

Bitterballen

- No comments
Bismillah..
Beberapa hari yang lalu saya bikin beef croquette alias bitterballen buat cemilan sore anak-anak, dan emak bapaknya tentunya. Asli, nyesel bikinnya.. nyesel kenapa ga bikin porsi banyak. Enaakk..anak-anak doyan banget, bebe Hannah juga. Sampe yang disisihin buat ayah pulang kerja pun akhernya ayah maem bareng-bareng ama anak-anak, heheu.. 
Bitterballen adalah snack yang berasal dari Belanda, tapi sudah populer di Indonesia. Banyak yah kuliner warisan dari Belanda.. ada semur (belanda: smoor), poffertjes, klappertaart, kaastengels dan lain-lain. Hikmah penjajahan 350 tahun? heheu..
Bitterballen ini teksturnya mirip-mirip sama pom pom potato, garing crisp di luar, creamy dan ngeju di dalam. Bedanya, pompom dari kentang sedang ini dari tepung dan ada daging cincangnya. Kalo mo lebih ngeju lagi, bisa tuh di dalem bola-bolanya dikasih potongan keju. Wuih..pasti lebih yummy lagi..


Bitterballen
source: Sajian Sedap

Bahan
50 gr daging giling (saya: 2 sdm daging)
1/4 buah bawang bombay, cincang halus (saya: 2 bawang merah)
50 gr tepung terigu protein sedang (saya: tepung serbaguna)
150 susu cair
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica
1/4 sdt pala bubuk (saya skip)
35 gr keju cheddar parut 
minyak untuk menggoreng
margarin untuk menumis

Bahan pelapis
2 putih telur, kocok lepas (saya: 1 telur utuh)
50 gr tepung panir kasar (saya: tepung panir halus)

Cara membuat:
1. Tumis bawang cincang hingga harum, masukkan daging giling. Aduk hingga berubah warna.
2. Tambahkan tepung, aduk sampai berbutir. Tuang susu sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai licin
3. Masukkan garam, merica, pala (jika pake) dan keju parut. Aduk rata. Angkat
Note: pada tahap ini, adonan saya masih terlalu lembek untuk bisa dibentuk. Saya dinginkan hingga benar-benar dingin, baru adonan agak mengeras dan bisa dipulung/dibentuk. Bisa juga ditaruh di kulkas lebih dulu sebelum dibentuk supaya lebih mudah
4. Ambil sedikit adonan kemudian bentuk bola kira-kira sebesar bola pingpong. Celupkan ke kocokan telur, gulingkan ke tepung panir hingga terbalut rata.
Note: saya simpan di kulkas setidaknya 15-30 menit lagi sebelum digoreng, mengantisipasi pecah saat digoreng
5. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga kuning keemasan, angkat

untuk 15-16 buah
sajikan dengan saos favorit atau cabai rawit, yumm!



Selamat mencoba :)

Thursday, 9 October 2014

Pizza Tanpa Ulen Resep Jim Lahey

- No comments
Bismillah..
Sebenernya udah lama pengen nyobain resep pizza tanpa ulen, sejak teh Ayu posting simple & quick no-knead pizza dough nya tepatnya. Trus beberapa kali mba Monic posting resep pizza tanpa ulen juga, jadi makin penasaran..
Akhernyaa, satu malem (tepatnya jam 10 :D) tiba-tiba terinspirasi masuk dapur untuk eksekusi pizza tanpa ulen. Resep yang dipilih adalah Jim Lahey's original recipe. Siapa Jim Lahey? Blio adalah pemilik New York's Sullivan Street Bakery and Pizza Spot Co. dan penulis buku best seller My Pizza. Katanya sih, blio ini pelopornya adonan pizza tanpa ulen.. tapi saya ga baca lebih lanjut untuk memastikan, males euy hehe.. Yang jelas banyak recipe web terpercaya yang me-refer ke resep Jim Lahey ini, dengan testimoni yang banyak dan so far yang saya baca sih selalu oke..

Ternyata resepnya simpel bangeeet, ga ada 10 menit juga kelar dan tinggal tunggu gluten terbentuk dan menjadi elastis dengan sendirinya. Daan hanya 4 bahan saja yang diperlukan! Apa sajaa ituuu? Mari kita ceki-ceki resepnya..

Jim Lahey's No-Knead Pizza Dough
source: Epicurious.com
note: saya tulis dan pakai setengah dari resep asli

Bahan
salah satu hasilnya, dengan toping basic tomato sauce & keju
500 gr tepung terigu serbaguna
2 sdt garam halus
1/4 sdt ragi instan
1 1/2 cups (360 ml) air biasa

Cara membuat:
Aduk rata tepung, garam dan ragi dalam sebuah mangkok/wadah. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan sendok kayu hingga tercampur. Dengan tangan, ratakan dan kemudian bentuk bola.

Pindahkan ke mangkok besar yang bersih. Tutup dengan plastic wrap dan biarkan adonan mengembang di suhu ruang hingga permukaannya ada gelembung-gelembung seperti sedikit berbusa dan adonan mengembang 2 kali lipat, kira-kira 18 jam setelahnya (bisa lebih cepat di suhu ruang yang hangat).

<setelah 18 jam/mengembang>
Pindahkan adonan di meja/papan yang sudah ditaburi tepung. Pelan-pelan bentuk segi empat dan bagi 3 bagian (saya bagi 4). Bentuk bola masing-masing, taburi tepung lagi di atasnya. Biarkan adonan istirahat selama 1 jam dengan ditutup plastic wrap atau serbet basah. Adonan yang tidak langsung dipakai bisa dimasukkan ke container dan disimpan di kulkas 3 hari. Buka dan keluarkan dari container dan biarkan di suhu ruang di papan/meja yang sudah dilapisi tepung, tutup dengan plastic wrap 2-3 jam sebelum dibentuk

Panaskan oven 500-550 F atau 260-290 C (saya 230 C). Pipihkan adonan menjadi pizza berdiameter 26-30 cm (saya 26 cm). Letakkan di atas loyang yang diolesi olive oil (atau minyak sayur). Tambahkan topping sesuai selera. Panggang 10 menit hingga bagian bawah crisp (saya 15-20 menit)

Note:
Karena tanpa ulen, adonannya super duper lengket. Pastikan tersedia banyak tepung ekstra saat memindahkan dan membentuk adonan pizza
Kalo mo liat step by step fotonya, bisa klik di sini

Our honest testimonies..
Anak-anak makannya lahap banget. 1 loyang habis dan pake rebutan karena loyang berikutnya belum selese dipanggang. Artinya, belom ada 20 menit 1 loyang pizza ukuran 26 cm itu habis sama mereka berdua (plus saya :D). Ini entah doyan, entah laper..agak ga jelas :D :D
Menurut saya sendiri, pizzanya sedikit kurang empuk dan lembut untuk selera saya. Tapi buat ayah yang suka pizza yang tipenya thin with crispy crust, justru menurut nya seperti inilah pizza seharusnya. Well, it's all back to your preferences :)

Tapi untuk kemudahannya, resep ini emang top lah. Bahan minimal, kerja minimal. Hanya nunggunya adonan ngembangnya aja yang agak lama.. Dan untuk 4 loyang pizza ukuran 26 cm itu, cuma pake 1/4 sdt ragi! wow..

Tertarik? Selamat mencoba.. :)

Monday, 6 October 2014

Pangsit Goreng

- No comments
Bismillah..
Yippiie..it is Eid! Selamat hari raya Idul Adha temaans..Taqabalallahu minna wa minkum.
Gimana, masih berkutat sama daging sapi-daging kambing sampe hari ini? Pasti udah masak macem-macem yah. Nyate sih udah pasti yaa.. Kalo masih ada banyak daging dan mau coba resep yang gampang, coba nasi kebuli kambing rice cooker ini deh. Gampang tapi enyaak.. Ato tongseng, mmmh..nyamm! Abis makan yang berat-berat tadi trus minum sop buah ato asinan buah tanpa cuka. Aiihh..syegeerrr...

Saya sih ngga, seperti biasa kurbannya di kampuang nan jauh di mato T_T. Tapi gapapaah, kemaren abis sholat Eid udah maem lontong gulai kambing bareng-bareng sama jamaah muslim di KBRI. Duhh, nikmaat.. Gulai bikinan kak Rahma emang ga ada duanya :D
Yasudah, sekarang mari kita bahas resep yang sesuai judul yah, pangsit goreng. Pangsit ini saya bikin pas saya bikin baso tahu kuah kemaren lalu. Adonan isinya juga kurang lebih sama. Dan karena saya males maunya praktis, saya pake kulit pangsitnya yang siap pakai aja. Hehe..

Pangsit Goreng

Bahan
+/- 30 lembar kulit pangsit siap pakai
Minyak untuk menggoreng
note: kalo mo bikin kulitnya sendiri, saya suka pake resep yang ini

Bahan isi
300 gr daging ayam
1 daun bawang, iris halus
1 butir telur
2 sdm tepung tapioka atau tepung sagu
3/4 sdt garam (atau sesuai selera)
1/4 sdt gula pasir (atau sesuai selera)
1/2 sdt merica bubuk (atau sesuai selera)
1/4 sdt kaldu bubuk
2 bawang merah, iris tipis, goreng, haluskan

Opsional: bisa ditambahkan sayuran seperti wortel (1 buah, parut) atau brokoli (cincang)

Cara membuat
1. Campurkan semua bahan isi hingga rata.
2. Dengan menggunakan sendok kecil atau garpu, isikan adonan bahan isi ke dalam pangsit. Besar isian sesuaikan selera. Bisa sedikit-sedikit, bisa juga gendut-gendut kaya punya saya :D
Lipat segitiga, atau bisa juga dibentuk kapal. Jika ingin dibentuk kapal, sendokkan isi sedikit saja. Lipat segitiga kemudian temukan kedua ujungnya dengan air.
3. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga kuning keemasan. Angkat

Selamat mencoba

Thursday, 2 October 2014

Baso Tahu Kuah

- No comments
Bismillah..
Tadinya mo bikin baso tahu original yang pake sambel kacang tea.. Tapi di tengah jalan tiba-tiba pengen yang berkuah panas-panas kaya si baso cuanki. Akhirnya jadilah baso tahu kuah ini..
Mumpung lagi ada stok tulang sapi, kuahnya saya bikin dengan resep yang sama kaya kuah cuanki yang pernah saya posting dulu disini hanya air kaldunya diganti kaldu tulang sapi. Kalo mo pake kaldu daging atau kaldu ayam, juga ga masalah..
Satu resep di bawah jadinya lumayan banyak. Satu kotak tahu saya potong jadi 16, dan dengan satu resep ini bisa untuk isian 2 kotak tahu (kurang lebih jadi 32 buah baso tahu). Masih ada sedikit sisa yang kemudian saya bikin siomay dengan kulit pangsit siap pakai, dan bisa dikukus bareng si baso tahu.
Dengan adonan yang sama juga bisa dipakai untuk isian pangsit goreng lho.. Cocok juga buat campuran baso tahu kuahnya. Jadi makin mirip cuanki deh, hehe..
Ohya, kalo mau ayamnya juga bisa dicampur udang, ayam juga bisa diganti ikan.. suka-suka sajah..

Baso Tahu

Bahan
2 kotak tahu 500 gr, potong-potong, kerok untuk tempat isian
1-2 sdt garam
air secukupnya untuk rendaman

Bahan isi
1 fillet ayam (kurang lebih 600 gr)
1 buah wortel, parut (opsional, bisa juga ditambah sayuran yang lain)
1 daun bawang, iris halus
2 butir telur ukuran kecil (bisa pake 1 butir saja klo ukuran telur besar)
1/2 sdt kaldu bubuk
4 sdm munjung tepung tapioka atau tepung sagu
1 3/4 sdt garam (atau sesuai selera)
1 sdt gula pasir (atau sesuai selera)
1 sdt merica bubuk (atau sesuai selera)

Cara membuat:
1. Rendam tahu dalam air yang sudah diberi garam, minimal 15 menit supaya tahu gurih. Tiriskan
2. Campur semua bahan isi hingga rata. Masukkan ke dalam tahu.
3. Kukus selama 30 menit dengan api sedang hingga matang. Siap disajikan

Baso tahu bisa disajikan dengan sambal kacang ataupun kuah. Untuk resep sambal kacang, klik di sini. Untuk resep kuah, klik di sini.

Selamat mencoba :)

Wednesday, 1 October 2014

Fluffy Pancakes|Resep & Tips Membuat Pancake Sederhana tapi Tebal dan Empuk Menul-menul ;)

- No comments
cake tanpa oven tanpa kukus? ya pancake lah.. ;D
Bismillah..
Pancake adalah kue pertama yang saya buat. Mudah bin gampang, ga pake oven, ga pake ngukus, ga pake mixer. Tinggal ublek-ublek bentar, masak, kelar. Dah gitu anak-anak kalo dibikinin sarapan ini udah kaya hebat banget deh emaknya, langsung dialem-alem :D Sayang sekarang udah jarang bikin..bad..bad mommy :( Hectic banget book kalo pagi, nyerah deh.. Saya bikin pancake kalo sarapan pas weekend aja sekarang ato weekdays tapi sore untuk cemilan pulang sekolah ;)

Sudah banyak resep saya pake, seringnya dari allrecipes.com, dari Laura Vitale, atau Hilahcooking atau kadang juga asal cemplang cemplung. Selalu jadi aja sih, tapi ga pernah se-fluffy, seempuk dan semenul-menul kalo saya pake resep ini. Bukaan..ini bukan pake putih telur yang dikocok sampe soft peak itu (saya share di post lain insyaAllah), resep yang ini juga ga kalah simpelnya dari resep-resep standar yang lain. Cuman cemplang cemplung juga, pake handwhisk ato garpu, teflon..udah. Tapi yang ini hasilnya tebel, moist dan empuuuk mengundang :P
Saya coba beberapa kali untuk memastikan memang resep ini oke punya dan hasilnya super fluffy untuk dicatet disini. Mau coba jugak? Yuks.. ceki-ceki tipsnya dulu ya..

Tips untuk membuat fluffy pancakes
1. Do not overmix! Overmix membuat bahan pengembang turun dan akhirnya berujung pada pancake yang padet dan bantet. Kalo ada sedikit gumpalan kecil tepung di adonan, biarkan saja, jangan teruskan mnengaduk sampai licin
2. Diamkan adonan at least 5 menit sebelum dimasak diteflon
3. Saat udah terlihat gelembung di bagian tengah pancake dan pinggirnya mulai kering, segera balik. Baliknya sekali aja yaa, jangan bolak-balik
4. Gunakan buttermilk. Buttermilk tidak saja membuat moist, tapi juga menyumbang keempukan pancake. Kalo punya buttermilk asli, lebih sip lagi. Tapi kalo ga ada, bikin sendiri aja yuks..
Pengalaman saya sih, adonan yang encer akan menghasilkan pancake yang tipis. Terlalu kentel juga susah nuangnya. Buttermilk di resep di bawah bikin adonannya kentelnya pas menurut saya, ga encer, ga kentel juga..
*buttermilk teksturnya lebih kentel dari regular milk

Ada sih satu tips lagi..yaitu dengan memisah putih dan kuning telur, kemudian putih telur dikocok sampai soft peak baru dicampurkan. Tapi ini mending dibahas di post lain karena beda resep..

Fluffy Pancake
untuk 13-15 pancake ukuran sedang

Bahan
200 ml susu cair
1 sdm air jeruk lemon (bisa diganti nipis)
> campurkan, aduk sedikit, biarkan 30 menit mengental di suhu ruang

150 gr tepung terigu serba guna
1 1/2 sdt baking powder
1/2 sdt soda kue
1 sdt vanilla untuk perasa (opsional)
2 sdm mentega ato margarin, dilelehkan dan didinginkan
1 butir telur ukuran besar
2 sdm gula pasir
1 sdt garam

Cara membuat:
1. Buat buttermilk. Tuangkan air lemon ke dalam susu cair dan biarkan di suhu ruang 30 menit untuk mengental. Setelah 30 menit, teksturnya akan menjadi seperti ini
2. Campur tepung terigu, baking powder, soda kue, garam dan vanilla. Aduk rata, sisihkan.
Note: Supaya lebih fluffy lagi dan menghindari banyak gumpalan, mengayak campuran tepung di atas really worth the effort ;)
2. Tuang mentega cair ke mangkok. Masukkan telur dan gula, kocok rata dengan handwhisk atau garpu. Kemudian tuang buttermilk, kocok rata lagi
kiri: mentega + telur+gula setelah dikocok. kanan: setelah dituang buttermilk dan dikocok
4. Masukkan campuran tepung. Aduk asal rata. Jika ada gumpalan kecil tepung, biarkan saja
5. Diamkan adonan setidaknya selama 5 menit. Sambil menunggu, panaskan teflon hingga benar-benar panas dengan api sedang-besar. Cara mengetes: percikkan air, jika langsung ngecess (duh, piye ya ngomongnya) artinya teflon sudah siap. Olesi dengan sedikit margarin ato minyak. Saya olesi hanya di awal dan itu[un sedikiit saja karena toh pake teflon ini kan.. it won't stick ;)
6. Tuang adonan dengan sendok sayur, kira-kira 3/4 sendok sayur per pancake. Tunggu gelembung muncul di bagian tengah, kemudian balik. Tunggu 1-2 menit, angkat

Segera sajikan hangat dengan sirup favorit atau madu. Kali ini saya pake gula bubuk saja dan potongan apel.. Kak Aisyah sama Hasna pake brown sugar syrup..


tebel, moist, empuk..nyammm :P
Selamat mencoba :)


Monday, 29 September 2014

Simple Chicken Roulade/Rolade Ayam

- No comments
Bismillah..
Resep ini relatif simpel dan mudah dibuat. Simpel dan segi bahan maupun cara pembuatannya. Dengan satu resep ini, saya bisa buat 5 sampai 6 rolade. Kalo mau praktis, setelah matang dikukus bisa langsung dimakan dan dipakai untuk lauk. Bisa juga dipakai utuk isian sup, jadilah sup rolade ayam. Bisa pula digoreng dengan lebih dulu dicelupkan ke larutan tepung berbumbu, enaak juga :) Tapii..berhubung ini anak-anak pada doyan banget, ga sempet digoreng ato disimpen buat isian sup.. keburu abis dicemal cemil :D

Untuk isian dasarnya adalah ayam cincang, tapi bisa diisi berbagai macam sayuran. Seperti biasa, saya pake wortel parut dan daun bawang yang diiris halus. Kalo mau lebih cantik lagi, bagian tengah rolade bisa diisi wortel utuh atau sosis..

Simple Chicken Roulade/Rolade Ayam
adapted from Sajian Sedap
untuk 6 rolade

Bahan
1 fillet ayam (+/- 600 gr), dihaluskan/digiling
1 buah wortel ukuran agak besar, parut
3 siung bawang putih
1 batang daun bawang, iris halus
1 sdm saos tiram
1 1/2 sdt garam
3/4 sdt gula pasir
1/2 sdt merica bubuk
4 sdm tepung tapioka atau tepung sagu
2 butir telur, dikocok lepas

Bahan kulit
4 butir telur, kocok lepas
2 sdm air
1/2 sdt garam
minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
1. Kulit: kocok telur, air dan garam. Dadar tipis di wajan datar atau teflon diameter 18 cm. Sisihkan
2. Isi: Aduk rata bahan isi. Ratakan di kulit dadar, gulung dan rapikan
3. Kukus 30 menit, potong-potong dan siap disajikan

Untuk penyimpanan, tunggu hingga uap panas hilang kemudian masukkan ke dalam wadah dan tutup rapat.

Selamat mencoba :)