More Categories

Search This Blog

Theme images by Storman. Powered by Blogger.

Tips Membuat Ketupat Pulen dan Tahan Lama Lengkap dengan Cara Menyimpannya

Lebaran segera tiba! Tak afdol rasanya bila sajian khas Lebaran, seperti opor ayam, sambal goreng, dan rendang daging, tidak disantap dengan...

Showing posts with label snack. Show all posts
Showing posts with label snack. Show all posts

Tuesday, 21 October 2014

Oven-Baked Crispy Potato Wedges

- No comments
Bismillah..
Pernahkah merasa 24 jam sehari ga cukup? Saya: sering! >_<
Pengeen banget deh to-do-list itu kelar semua sesuai schedulenya. Bongkar kulkas, ditata lagi isinya, ngelap jendela biar kinclong, nguras kamar mandi & toilet, tapii juga tetep masak menu sehari-hari, belanja telor di grocery deket rumah, bikinin emam dan nyuapin bebe Hannah, maen bareng trus mandiin bocah-bocah, ngerjain PR & belajar bareng kak Aisyah, baca-baca ini itu, nyapu ngepel rumah, beresin cucian daaan bisa masak ato baking resep antrian. Itu mah pengennya dowang.. biasanya badan udah pegel capek duluaan buat beresin rumah sama mainan yang tiap kali diberesin eeh sejam kemudian udah kembali berantakan. Paling ujung-ujungnya bongkar kulkas ditunda minggu depan.. lap-lap jendela rumah ditunda entah hingga kapan.. nguras kamar mandi juga nunggu mo lumutan, hehee.. T_T
Kalo udah (sok) sibuk begini, lha kok sempet-sempetnya mosak-masak, bokang-baking, cookang-cooking trus jeprat-jepret masakan non-menu sehari-hari mak? Yah..ada beberapa hal yang justru harus disempetin untuk membuat bukibuk di rumah tetap waras. Kalo buat saya..yah ini (salah satu) cara ampuh melepas penat..

Liat cake yang berhasil mengembang tinggi, roti yang empuk menul-menul fresh dari oven, atau pizza dan puding yang ludes sekejap sama ayah & anak-anak. Ditambah lagi pujian dan ungkapan terimakasih tulus dari mereka.. Ahh...percaya deh, it effectively washes away the stress :D
Okeh okeh, cukup ngalor ngidulnya yah mak, mari bicara resep.. Ini resep saya contek dari blog kece bin kerennya Natasha. Mba Monic yang udah nyoba duluan & saya pun terinspirasi. Merciii mba Monic *ketjup-ketjup :D

Potato wedges ini crisp garing di luar dan empuk lembut di dalam. Biasa dipake untuk side dish pendamping proteinnya masakan bule. Tapi karna kita kan pecinta nasi warteg yah mak, jadi potato wedges nya mah buat dicemal cemil aja sambil dicocol saos tomat pedas ato mayo. Bikinnya gampang hanya emang agak lama karena perlu direndem di air es supaya hasilnya crispy..

Oven-Baked Crispy Potato Wedges
source: Natasha's Kitchen

Bahan:
600 gr kentang
60 ml virgin olive oil (bisa diganti minyak sayur)
1/4 sdt garam
1/4 sdt bawang putih bubuk
1/4 sdt paprika bubuk
1/4 sdt black pepper (saya pake merica putih bubuk)
2 sdm daun parsley yang dipotong-potong (saya pake thym)
1/4 cup atau secukupnya keju parmesan parut

2 cups atau secukupnya es batu untuk rendaman

Cara membuat:
[Preheat oven 220 Celsius]
1. Cuci dan potong kentang bentuk wedges dengan membagi 2 sisi panjangnya kemudian masing-masing dipotong lagi 3 bagian
2. Rendam kentang dalam es batu selama 30 min kemudian tiriskan dan lap kering dengan tisu dapur
3. Masukkan garam, merica, bawang putih bubuk dan paprika di plastik ziplock ukuran besar. Masukkan kentang kemudian goyangkan plastiknya. Masukkan minyak olive dan goyangkan kembali hingga semua kentang terlapisi minyak
4. Alasi loyang dengan parchment paper atau alumunium foil. Letakkan kentang (jangan bertumpuk), panggang 30-35 menit atau hingga kentang kecoklatan dan crisp, dan empuk di dalam
5. Masukkan kentang ke mangkuk besar, taburi potongan parsley (atau thym) dan parutan keju. Goyangkan mangkok supaya rata.

Sajikan panas-panas dengan cocolan saus tomat ato mayo. Nyammm.. :))

Thursday, 16 October 2014

Martabak Manis Teflon bag.2 - Selesai

- No comments
Update! Saya udah cobain versi greentea/matcha, enaak juga :) Klik disini untuk ceki-ceki resep & step by step tutorial martabak grinti..

Bismillah..
Ya ampun.. itu judul udah kayak judul sinetron ajah, wkwkwk..
Baiklah, postingan ini memang serial alias kelanjutan dari postingan saya yang lalu tentang martabak manis alias martabak terang bulan. Setelah berulang kali nyobain dan gonta-ganti resep, akhernyaaa... ketemu juga sama resep dan teknik yang pas buat saya, walhamdulillah.. Seneng banget rasanya liat martabaknya tebeel dan bersarang, puasss :D :D
Langsung deh dicatep resep step-step nya secara super lengkap bin kompliiit supaya besok-besok bisa mengulang kesuksesan bikin si martabak manis ini lagi :)

Menurut saya, tekstur martabak yang ini so far yang paling mendekati yang abang-abang jual. Empuk tapi kenyal. Saya pake resep Sajian Sedap dengan sedikit modifikasi dalam bahan dan step-step nya..


Martabak Manis tanpa Ragi
dimodifikasi dari SajianSedap.com

Bahan
250 gr tepung terigu serbaguna atau protein sedang
1/2 sdt baking powder
1/4 sdt garam
1/2 sdt vanilla bubuk/vanili (bisa diganti cair atau di-skip)
> campur semua bahan di atas, ayak supaya tercampur rata

80 gr gula pasir
350 ml susu cair
2 butir telur
1/4 sdt soda kue

1/2 sdm gula pasir untuk taburan

Bahan isi:
margarin atau mentega
coklat meses dan/atau keju parut
kacang
susu kental manis
dan lain-lain sesuai selera

Cara membuat:
1. Letakkan campuran tepung pada wadah. Masukkan gula pasir, campur rata kemudian buat lubang di tengah. 
2. Kocok telur dan campurkan ke susu cair, kocok rata lagi dengan handwhisk atau garpu. Tuangkan ke lubang di campuran tepung. Campur rata dengan whisk atau garpu, tapi jangan overmix dan tidak perlu terlalu mulus dan licin.
3. Diamkan adonan minimal 30 menit, tutup dengan serbet
4. Setelah 30 menit, masukkan soda kue, campur rata. Panaskan teflon dengan api sedang hingga panas selama kurang lebih 5 menit
note: setelah 5 menit, saya tes dengan memercikkan air di atas teflon dan langsung ngecess dan menguap
Setelahnya, kecilkan api, tutup teflon selama 7-8 menit supaya panas teflon stabil. 
note: saya tes lagi dengan cara memercikkan air seperti sebelumnya
5. Tuang adonan, agak besarkan api (sedikiiit lebih besar dari api terkecil). Tunggu hingga gelembung-gelembung keluar banyak dan bagian pinggir mulai mengering kemudian taburkan gula pasir.
Tutup teflon dan kecilkan api hingga matang.
note: gelembung akan mulai pecah dan permukaan jadi berongga. 
6. Setelah permukaan kering (tidak terlalu lengket) dan pinggiran coklat, segera angkat dan olesi permukaan dalamnya dengan mentega atau margarin, isi dengan isian kemudian lipat dan olesi permukaan kulit luarnya dengan mentega atau margarin

Satu resep adonan di atas bisa untuk 2 loyang teflon ukuran 18-20 cm. Untuk yang di foto atas saya bikin hanya separo resep

Contoh isian:
Olesi permukaan bagian dalam martabak dengan mentega atau margarin. Taburi keju atau coklat meses dan kacang. Beri susu SKM 1-2 sdm atau sesuai selera kemudian tutup (lipat). Olesi lagi permukaan luarnya dengan mentega atau margarin

Potong-potong dan sajikan hangat

Di bawah ini penampakan loyang yang saya pake.. Udah dekil, bulukan..tapi dibuang sayang, ehehee... Saya ukur diameter bawahnya 18 cm lebih sedikit..



Resep yang versi menggunakan ragi juga bisa tebal dan bersarang.  Martabak dengan ragi lebih lembut, hampir mirip bolu. Makanya disebut juga martabak bolu yah.. Nah kalo versi dengan soda kue hasilnya empuk tapi kenyal. Monggo lebih suka yang mana.. Kalo saya sih lebih suka versi tanpa ragi ini..


Selamat mencoba :)


English version

Martabak Manis: Indonesian Sweet & Thick Pancake

Ingredients

250 gr (2 cups) all purpose flour
1/2 sdt baking powder
1/4 tsp salt
1/2 tsp vanilla powder (you may use extract or just skip)
> mix and sift together ingredients above

80 gr (1/3 cups) white sugar
350 ml (1 1/2 cups) milk
2 eggs, lightly beaten
1/4 tsp baking soda

1-2 tbsp white sugar to be sprinkled on top

For the filling:
butter
choco sprinkle or grated cheddar/gouda cheese
chopped nuts
condensed milk

Directions:
1. Put the flour mix into a bowl. Add in sugar, mix well. Make a hole in the center, add in eggs and milk. Stir using a handwhisk or a fork until just incorporated. Cover with a plastic wrap or towel, let sit for 30 min
2. After 30 min, add in baking soda then mix well. Preheat a non-stick pan (18cm) over medium heat for 5 minutes until it is hot enough that water sprinkled on top will disappear quickly. 
Cover the pan, turn the heat on low, let sit for 7-8 min to stabilize the heat. Now the pan is ready (do not grease it)
3. Pour the half of the mixture in to the hot pan. Increase the heat just a little bit. Wait until you see lots of big bubbles then sprinkle the sugar. Cover the pan then set the heat on low until it is cooked through
4. When the top is no longer wet (yet still moist), remove from the pan. Spread butter on top then fill with your desired filling
For example: Put grated cheese and nuts then drizzle the condensed milk
5. Fold the pancake in to a half, spread butter on the sides then cut and serve. Repeat the process for the other half-mixture

This pancake should be thick and fluffy but a little bit chewy in texture. 

Makes 2 18cm-pancakes

Enjoy!

Saturday, 11 October 2014

Giant Brownie Cookies..or Cookie Brownies?

- No comments
{scroll down for recipe in English}

Bismillah..
Bentuknya seperti choco chips cookies, tapi versi jumbonya. Teksturnya crisp garing kres di luar tapi bagian dalemnya dan chewy khas brownies panggang. Jadi enaknya disebut apa yah? brownie cookies ato cookie brownies? Hehe.. Apapun disebutnya, cemilan ini nikmaaat sodara-sodara. Kami pecinta choco chips cookies, juga penikmat chewy brownies. Perpaduan keduanya = ahaay..so irresistible!

Tanpa choco chips dan sprinkles pun saya yakin cookie ini tetap yummy. Tapi tentu saja, choco chips dan sprinkle membuat tampak lebih menggodah.. Sediakan susu untuk teman ngemil cookie ini, a perfect match. Tapi khusus saya tetep milih teh manis ato coffeemix sih, hehe.. 
Dengan ukurannya yang besar, sebenernya satu cookie juga udah lumayan bikin ngganjel perut. Tapii..ga yakin deeh satu cookie itu cukup..pasti pengen nambah lagii & lagii.. :D
*pengalaman pribadi

Giant Brownie Cookies
diadaptasi dari Joy of Baking dengan modifikasi

Bahan
110 gr mentega tawar, suhu ruang
100 gr brown sugar
50 gr gula pasir
1 butir telur ukuran besar
1 sdt vanilla bubuk (bisa diganti essens/cair)
130 gr tepung terigu
30 gr coklat bubuk (saya pakai Vanhouten)
1/4 sdt baking powder
1/8 sdt garam
choco chips dan sprinkle secukupnya

Cara membuat:
1. Panaskan oven 180 C. Siapkan loyang, alasi dengan baking paper
2. Campur tepung, coklat bubuk, garam, vanilla dan baking powder (jika pake). Ayak, sisihkan.
3. Kocok mentega dan gula (brown sugar + gula pasir) hingga pucat dan mengembang (2-3 menit)
4. Tambahkan telur, kocok rata. Masukkan campuran tepung. Kocok lagi dengan kecepatan terendah hanya hingga rata.
5. Masukkan choco chips, aduk dengan sendok atau spatula.
6. Dengan sendok es krim (atau bisa juga dengan 2 sendok makan untuk membentuk bulatan), sendokkan masing-masing adonan ke loyang, beri jarak masing-masing 3-4 cm.
note: taburkan sprinkle di tahap ini jika pakai
7. Panggang 15-16 menit atau hingga bagian luarnya firm dan set tapi bagian dalam masih lembut.
Biarkan 5-10 menit hingga agak dingin di loyang baru pindahkan ke rak kawat untuk didinginkan hingga benar-benar dingin

Cookie akan set dan semakin mengeras bagian luarnya saat sudah dingin. Simpan di toples rapat.

untuk 11 buah cookies


Selamat mencoba & have a nice weekend epribadiih ;))

English Version

Giant Brownie Cookies
modified from Joy of Baking: Chocolate Cookies

Ingredients
1/2 cup unsalted butter, room temp
1/2 cup light brown sugar
1/4 cup white granulated sugar
1 large egg
1 tsp vanilla powder (you may use extract)
1 cup all purpose flour
1/4 cup cocoa powder (I use Vanhouten)
1/4 tsp baking powder
1/8 tsp salt
some chocolate chips and sprinkles

Directions
1. Preheat oven 180 C or 350 F, place rack in the center of the oven. Line 1 baking sheets with parchment paper
2. Mix flour, cocoa powder, baking powder, salt and vanilla. Sift them then set aside
3. Beat butter and sugars until light and fluffy (2-3 mins using electric mixer)
4. Add egg and beat until incorporated. Add in the flour mixture then nix until incorporated. Fold in choco chips
5. Using ice cream scoop (or 2 table spoons), filled full, place each of them on the prepared sheet, spacing 4-5 cm apart. Put some sprinkles and choco chips on top
6. Bake for 15-16 minutes or until the cookies are firm around the edges but still soft and chewy in the center

Let the cookies cool 5-10 mins on the sheet before removing to the wire rack
Enjoy with a glass of milk. Yumm :)

Friday, 10 October 2014

Bitterballen

- No comments
Bismillah..
Beberapa hari yang lalu saya bikin beef croquette alias bitterballen buat cemilan sore anak-anak, dan emak bapaknya tentunya. Asli, nyesel bikinnya.. nyesel kenapa ga bikin porsi banyak. Enaakk..anak-anak doyan banget, bebe Hannah juga. Sampe yang disisihin buat ayah pulang kerja pun akhernya ayah maem bareng-bareng ama anak-anak, heheu.. 
Bitterballen adalah snack yang berasal dari Belanda, tapi sudah populer di Indonesia. Banyak yah kuliner warisan dari Belanda.. ada semur (belanda: smoor), poffertjes, klappertaart, kaastengels dan lain-lain. Hikmah penjajahan 350 tahun? heheu..
Bitterballen ini teksturnya mirip-mirip sama pom pom potato, garing crisp di luar, creamy dan ngeju di dalam. Bedanya, pompom dari kentang sedang ini dari tepung dan ada daging cincangnya. Kalo mo lebih ngeju lagi, bisa tuh di dalem bola-bolanya dikasih potongan keju. Wuih..pasti lebih yummy lagi..


Bitterballen
source: Sajian Sedap

Bahan
50 gr daging giling (saya: 2 sdm daging)
1/4 buah bawang bombay, cincang halus (saya: 2 bawang merah)
50 gr tepung terigu protein sedang (saya: tepung serbaguna)
150 susu cair
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica
1/4 sdt pala bubuk (saya skip)
35 gr keju cheddar parut 
minyak untuk menggoreng
margarin untuk menumis

Bahan pelapis
2 putih telur, kocok lepas (saya: 1 telur utuh)
50 gr tepung panir kasar (saya: tepung panir halus)

Cara membuat:
1. Tumis bawang cincang hingga harum, masukkan daging giling. Aduk hingga berubah warna.
2. Tambahkan tepung, aduk sampai berbutir. Tuang susu sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai licin
3. Masukkan garam, merica, pala (jika pake) dan keju parut. Aduk rata. Angkat
Note: pada tahap ini, adonan saya masih terlalu lembek untuk bisa dibentuk. Saya dinginkan hingga benar-benar dingin, baru adonan agak mengeras dan bisa dipulung/dibentuk. Bisa juga ditaruh di kulkas lebih dulu sebelum dibentuk supaya lebih mudah
4. Ambil sedikit adonan kemudian bentuk bola kira-kira sebesar bola pingpong. Celupkan ke kocokan telur, gulingkan ke tepung panir hingga terbalut rata.
Note: saya simpan di kulkas setidaknya 15-30 menit lagi sebelum digoreng, mengantisipasi pecah saat digoreng
5. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga kuning keemasan, angkat

untuk 15-16 buah
sajikan dengan saos favorit atau cabai rawit, yumm!



Selamat mencoba :)

Monday, 6 October 2014

Pangsit Goreng

- No comments
Bismillah..
Yippiie..it is Eid! Selamat hari raya Idul Adha temaans..Taqabalallahu minna wa minkum.
Gimana, masih berkutat sama daging sapi-daging kambing sampe hari ini? Pasti udah masak macem-macem yah. Nyate sih udah pasti yaa.. Kalo masih ada banyak daging dan mau coba resep yang gampang, coba nasi kebuli kambing rice cooker ini deh. Gampang tapi enyaak.. Ato tongseng, mmmh..nyamm! Abis makan yang berat-berat tadi trus minum sop buah ato asinan buah tanpa cuka. Aiihh..syegeerrr...

Saya sih ngga, seperti biasa kurbannya di kampuang nan jauh di mato T_T. Tapi gapapaah, kemaren abis sholat Eid udah maem lontong gulai kambing bareng-bareng sama jamaah muslim di KBRI. Duhh, nikmaat.. Gulai bikinan kak Rahma emang ga ada duanya :D
Yasudah, sekarang mari kita bahas resep yang sesuai judul yah, pangsit goreng. Pangsit ini saya bikin pas saya bikin baso tahu kuah kemaren lalu. Adonan isinya juga kurang lebih sama. Dan karena saya males maunya praktis, saya pake kulit pangsitnya yang siap pakai aja. Hehe..

Pangsit Goreng

Bahan
+/- 30 lembar kulit pangsit siap pakai
Minyak untuk menggoreng
note: kalo mo bikin kulitnya sendiri, saya suka pake resep yang ini

Bahan isi
300 gr daging ayam
1 daun bawang, iris halus
1 butir telur
2 sdm tepung tapioka atau tepung sagu
3/4 sdt garam (atau sesuai selera)
1/4 sdt gula pasir (atau sesuai selera)
1/2 sdt merica bubuk (atau sesuai selera)
1/4 sdt kaldu bubuk
2 bawang merah, iris tipis, goreng, haluskan

Opsional: bisa ditambahkan sayuran seperti wortel (1 buah, parut) atau brokoli (cincang)

Cara membuat
1. Campurkan semua bahan isi hingga rata.
2. Dengan menggunakan sendok kecil atau garpu, isikan adonan bahan isi ke dalam pangsit. Besar isian sesuaikan selera. Bisa sedikit-sedikit, bisa juga gendut-gendut kaya punya saya :D
Lipat segitiga, atau bisa juga dibentuk kapal. Jika ingin dibentuk kapal, sendokkan isi sedikit saja. Lipat segitiga kemudian temukan kedua ujungnya dengan air.
3. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga kuning keemasan. Angkat

Selamat mencoba

Monday, 22 September 2014

Saya Belum Menyerah.. [Martabak Manis bag. 1]

- No comments
Bismillah..
Kali pertama nyoba, hasilnya tebeeel dan bantet. Setelahnya baru tau, ternyata satu resep bisa jadi 2 hingga 3 loyang, sedangkan saya 1 resep ditumplekin ke 1 loyang, wkwk.. Dan teflon juga sebaiknya tidak ditutup sebelum permukaan berpori.. Okeh, lesson learned! *semangat mo nyoba lagi..

Kali kedua, saya bagi adonan jadi 2 batch tapi loyang pertama lebih banyak. Loyang pertama serat/sarangnya udah nongol tapi masih malu-malu kucing. Loyang kedua sarangnya jauh lebih bagus meskipun martabaknya lebih tipis. Berarti pas yang pertama teflonnya belum cukup panas untuk membuat pengembang bereaksi dan membentuk sarang, sedang yang batch berikutnya sudah cukup panas sehingga hasil sarangnya bagus.. Okeh, another leasson learned! Besok-besok cobain lagi ah *pede..

Kali ketiga, edisi masih penasaran.. Udah tau salahnya, yang ini harus oke dong. Kali ini saya bikin 1/2 resep. Pas teflon udah dirasa cukup panas, adonan saya tuangin. Setelah selesai nuang baru inget... soda kuenya belom dimasukin! Aaaaarrghh... >.<
*nangis di pojokan
*patah hati
Si ayah sampe bingung mo ketawa tapi kok kesian. Haha.. Dan akhernya saya memutuskan untuk break dulu sementara sama si martabak manis

Kali keempat..(yoiiih, pantang menyerah sodara-sodara :D) Setelah bbrp lama ternyata rasa penasaran saya lebih besar. Tapiii..karena masih ngambek sama soda kue (padahal jelas2 bukan kesalahan si soda kue :P), saya banting setir ke ragi instan. Hasilnya? Bersarang lumayan banyak seperti di bawah..

Sebenernya maunya sarangnya lebih banyak lagi..jadi meski gelembungnya mulai pecah dan membentuk pori, teteeep aja api belom saya kecilin. Sapa tau nambah lagi gelembung lain yang mau nongol dan bentuk pori baru, hahha..*kekeeeuh
Setelah harapan itu sirna, akhernya teflon saya tutup dan tunggu martabak matang. Tapi eh tapiii, kok lama ya keringnya..akhernya pinggirannya udah nampak coklat dan baunya udah kecium ga enak. Dan bener, setelah diangkat...

dioles nutella sama dikasi sprinkles.. teteeeup ga bisa mengalihkan perhatian dari gosongnya, haha!
Bawahnya udah legam dengan suksesnya alias gosyooooong >.<
*nangis di pojokan
*lagi

Sementara ini, (yang saya jadikan) culprit-nya adalah jarak api kompor dan teflon yang terlalu dekat mengingat teflon yang saya pake udah tipe yang agak tebel dan kompor saya tipenya yang penyangga wajannya nempel sama sumber api.. Jadi sepertinya karena itu meski udah pake api terkecil pun tetep aja gosong.
Mungkin lain kali harus dikasi ganjel sesuatu antara kompor dan si teflon. Atau mungkin saya harus bagi jadi 3 batch adonan instead of 2 biar lebih cepet mateng..
Nanti..lain kali..yang entah kapan..hihihi

Temen-temen mungkn punya masukan? saya siap nampung.. :)



Wednesday, 17 September 2014

Resep Pom Pom Potato(es)

- No comments

Bismillah..
Yang suka mantengin grup masak pasti udah pada nyobain duluan deh pom pom potato resep ini. Saya mah seperti biasa, latahnya telat..heheu
Jadi, si pom pom ini ternyata adalah cemilan yang dibuat dari kentang rebus atau kukus yang dihaluskan kemudian dicampur keju parut trus dikepel-kepel dibentuk sesuka hati, digulingkan di kocokan telur kemudian di tepung panir baru kemudian digoreng. Sebenernya cemilan ini mirip kroket, tapi tanpa isi.. Tapi tentu saja bisa ditambahin isi sayuran macem-macem sih, kali ini saya coba pake wortel parut
Teksturnya creamy dari kentangnya. Rasanya ngeju beraat, karena saya pake keju lumayan banyak. Maklum ngabisin stok keju yang udah lama di kulkas, takut keburu basi.. :P
Pantesan resep pom pom potato ini booming dan banyak ibu-ibu yang sukses jualin, karena rasanya yang gurih ngeju begini biasanya anak-anak pada suka. Ini Hasna sama Aisyah juga doyan banget, sampe dipake buat bekel ke sekolah juga karena jadinya banyak. Yowes, mari langsung kita ceki-ceki resepnya..

Pom Pom Potato
slightly adapted from dapur maya mba Monic

Bahan
500 gr kentang, rebus atau kukus
100 gr keju (saya pakai 200 gr)
2 sdm susu kental manis (saya skip)
1 buah wortel, parut
1 butir telur, kocok lepas
garam dan merica secukupnya
tepung roti secukupnya
minyak untuk menggoreng

note: bbrp ada yang menggunakan susu bubuk (1 sachet) menggantikan susu kental manis

Cara membuat
1. Haluskan kentang dengan sendok atau ulekan. Masukkan keju dan wortel, campur rata. Tambahkan garam dan merica. Cicipi dan sesuaikan dengan selera
Note: jika menggunakan susu bubuk atau susu SKM, campurkan di tahap ini

2. Bentuk adonan sesuka hati, sambil dikepal-kepal (digenggam sambil ditekan) supaya tidak pecah saat digoreng


3. Celupkan ke telur kocok, gulingkan ke tepung roti. Bisa diulang jika ingin kulit yang lebih tebal

4. Simpan dalam freezer 1-2 jam sebelum digoreng
5. Goreng dalam minyak panas yang agak banyak dengan api sedang-besar supaya kulit cepat menguning keemasan sebelum isinya meletus dan pecah. Usahakan juga untuk tidak banyak dibolak-balik supaya tidak pecah
6. Jika sudah menguning keemasan, angkat dan tiriskan

Sajikan dengan saus tomat atau mayonaise
Selamat mencoba ;)








Tuesday, 27 May 2014

Siomay Ikan & Batagor K*ngsley Wannabe

- No comments
siomay ikan
Ceritanya pengen makan siomay + batagor seenak punya K*ngsley Bandung, tapi apa daya tangan tak (belum) mampu. Wkwkw.. Kalo buat orang rumah, yang gini aja udah enak. Laris maniss..karena memang jajanan ini favorit bersama.
Tapi menurut para tester, yang adalah tetangga kami yang juga orang indonesah di sini, kenyalnya udah 'dapet' tapi rasanya masih kurang gurih. Emmm.. apa mungkin kurang gula+garem? ato karena saya skip pemakaian MSG? Taktaulah, tapi masih penasaran. Mungkin laen kali mau coba resep lain lagi.. Yang adonannya pake santan ato saos tiram mungkin bisa jadi gurih ya, meski tanpa MSG. Bisa jadi juga daging ikannya yang kurang pas dijadikan siomay. Saya pakai ikan pangasius yang memang citarasanya agak hambar dan kurang gurih.
Tapi komposisi tepungnya untuk yang versi kali ini jelas akan disimpen dan jadi resep andalan. Soalnya kenyalnya ok. Dan meski udah dingin tetep empuk digigit padahal ga pake labu siam. Ternyata kuncinya adalah dengan penambahan tepung terigu ;)

Sambel kacangnya sendiri enak sih tapi kok rasanya kurang manteb. Tapi pas diangetin keesokannya (karena bikinnya banyak), saya coba encerin lagi sedikit dan kemudian ditambahin air asam jawa, wooww rasanya jadi maknyusss.. Sayang siomay dan batagornya udah abis ;( Tapi untungnya bumbu kacangnya bisa masuk freezer, bisa dipake kapan-kapan butuh. 

Siomay Ikan

Bahan:
600 gr campuran ikan (ikan pangasius + sediiikit daging ayam)
1 shallot (6 bawang merah), haluskan
4 bawang putih, haluskan
1 1/2 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
2 sdm gula pasir
1 1/2 sdm minyak wijen
3 butir telur, kocok lepas
250 gr tepung tapioka + terigu serbaguna (2:1)
kulit pangsit/wonton secukupnya
1 daun bawang, diiris tipis

Pelengkap:
3 kentang, dikukus, dikupas, belah 4
bbrp potong tahu, potong diagonal, keluarkan isinya

Cara membuat:
1. Campurkan ikan, bawang merah, bawang putih, gula, garam, merica, minyak wijen. Aduk hingga rata. Masukkan kocokan telur. Aduk kembali hingga rata. Masukkan daun bawang, aduk rata.
2. Masukkan campuran tepung. Aduk hingga rata.
3. Isikan ke dalam kulit pangsit, dan sebagian diisikan ke dalam tahu. Kukus selama 20 menit. Siap disajikan dengan bumbu kacang

Batagor

Bahan:
1 adonan siomay seperti di atas

Cara membuat:
Adonan diisikan ke dalam tahu (juga ke dalam kulit pangsit jika suka) kemudian digoreng di minyak panas dengan api sedang hingga kuning kecoklatan. Siap disajikan dengan bumbu kacang

Bumbu Kacang

Bahan:
500 gr kacang tanah kupas, goreng, giling halus
4 cabe merah besar, untuk hasil tidak terlalu pedas buat anak 6 tahun (bisa ditambahkan jika suka)
5 bawang putih, haluskan
2 lembar daun jeruk, sobek sobek
1 sdm garam
3 sdm gula pasir
1 sdm air jeruk nipis
tambahan: 1/2 sampai 3/4 sdt air asam jawa
1300 ml air

Cara membuat:
1. Tumis bawang putih dan cabe bersama daun jeruk hingga harum. Tambahkan air
2. Masukkan kacang. Aduk rata. Beri gula + garam, air jeruk nipis dan air asam jawa
3. Masak hingga berminyak. Cicipi, koreksi rasa. Angkat

Selamat mencoba
batagor k*ngsley wannabe



Thursday, 22 May 2014

Macaroni Schotel

- No comments

Beberapa hari ini makan cemilannya yang manis-manis terus.. Di rumah juga bikinnya kue lagi kue lagih. Sebelum ada yang protes, mari putar haluan ke resep-resep asin gurih duluu.. Kebetulan ada pasta macaroni yang udah lama nganggur di lemari, bisa nih diberdayakan buat cemilan. Whoott? pasta kok dibuat cemilan?? Maklumlah..kami keluarga pecinta karbo..sebutlah sumber-sumber karbo...beras, roti, pasta, kentang.. itu semua adalah fast moving stock di lemari dapur kami. Hihihi.. :P

Macaroninya saya mo bikin schotel. Sajian ini mirip dengan mac & cheese, hanya bedanya schotel bentuknya lebih padat dan bisa dipotong-potong rapih dengan pisau. Sedangkan mac & cheese lebih runny (baca: mblenyek), lebih gampang disendoki. Mac & cheese juga biasanya ga pake telur..
Schotel sendiri gatau asal-usulnya darimana, tapi schotel artinya pinggan. Macaroni schotel berarti makaroni yang dimasak di pinggan. Hihihi..ini penjabaran bebas ala saya ya. Gatau tepat ato ngga, yang jelas makanan ini populer di indonesah. Enak dihidangkan hangat-hangat, bareng secngkir teh manis ato segelas jus jeruk. Mmm..endeuss :P
Saya bikin pake resep yang saya adaptasi dari Sajian Sedap dan blog mba Ricke. Makasiiih ya mbak :)


Saya bikin dengan isian daging cincang aja plus keju dan wortel. Gini aja udah enaaak, apalagi klo ditambahin smoked beef ya..pasti rasa & aromanya makin manteb deh..

Macaroni Schotel
adapted from here

Bahan
200 gr pasta bentuk macaroni (bisa diganti spirelli), rebus dan tiriskan
150 gr daging giling
1 buah wortel ukuran kecil, diparut
1 shallot, iris tipis (lebih enak kalo pake bombay, tp lagi ga ada :(
2 bawang putih, cincang halus
2 sdm terigu
400 ml susu
150 gr campuran keju parut gouda + emmental (bisa diganti cheddar)
50 gr keju parut untuk taburan
beberapa iris keju mozzarela
1 1/2 sdt garam
1 sdt gula pasir
1/2 sdt merica
1/4 sdt pala bubuk
3 butir telur, kocok lepas
2 sdm margarin untuk menumis

Cara membuat:
1. Tumis shallot dan bawang putih hingga layu dan wangi. Masukkan daging giling, aduk-aduk hingga berubah warna. Masukkan wortel parut, tumis sebentar.
2. Masukkan tepung terigu, aduk rata. Masukkan susu sedikit demi sedikit sambil diaduk rata. Teruskan memasak sambil diaduk hingga mengental. Kecilkan api, masukkan keju, gula-garam, merica dan pala. Aduk rata dan cicipi. Matikan api
3. Masukkan kocokan telur sambil diaduk hingga rata
4. Tuangkan ke pinggan yang sudah dioles tipis mentega/margarin. Taburi keju parut di atasnya. Panggang di oven 180 C selama 35 menit.
Taburi keju mozzarela, panggang lagi sebentar hanya hingga mozzarella meleleh. Angkat

Tunggu 10-15 menit baru dipotong-potong

Dengan resep di atas, masih ada sisa adonan yang kemudian saya masak di 6 muffin cups yang dipanggang selama 25-30 menit
ini dia nih pecinta pasta yang ga sabar nunguin sesi pemotretan :D :D
Gampang kaan.. Selamat mencoba :)


Friday, 2 May 2014

Tahu Aci Tegal

- No comments

Di kulkas masih ada sekotak lagi tahu putih yang mau lewat tgl kadaluarsanya. Dieman-eman ceritanya, sampe mepet expired baru dimasak -.-'
Setelah mondar-mandir cari inspirasi di bbrp blog, jatuhlah pilihan ke Tahu Aci Tegal ala Ummu Fatima. Kayanya kok simpel banget. Isi tahu dikeluarin trus dicampurin adonan tepung aci, dimasukin lagi ke tahunya kemudian digoreng. Makannya dicocol pake sambel kecap. Mmm..yummy! Mari dieksekusi..


Tahu Aci Tegal
slightly adapted from Ummu Fatima

Bahan:
1 kotak tahu putih 300 gr 
1 batang daun bawang
80 gr tepung aci (tapioka)
30 gr terigu
+/- 50 ml air
2 bwg putih, haluskan
minyak untuk menggoreng
gula, garam + merica secukupnya

Cara membuat:
1. Kerok isi tahu, haluskan isi tahu yang dikeluarkan. Sisihkan
2. Campurkan isi tahu dengan tapioka dan terigu, air, bawang putih, irisan daun bawang dan garam + merica. Aduk rata
3. Masukkan adonan isi tahu ke dalam tahu. Goreng dalam minyak panas hingga kuning kecoklatan

Sambal kecap:
Irisan cabe merah keriting/rawit dicampur kecap secukupnya

Note:
sambil nyiapin isian, saya rendam tahu yang sudah dikerok ke air garem supaya lebih gurih



Monday, 28 April 2014

Gorengan: Bakwan Sayur / Bala-bala

- No comments


Posting gorengan lagii... Gampang dan murah soalnya :p Kali ini bakwan sayur..ato sering juga disebut bala-bala di daerah Bandung dan Jakarta. Biasanya sayuran yang dipakai adalah campuran dari potongan wortel, daun bawang, kol dan taoge atau kadang jagung pipil. Saya sendiri lebih sering pake campuran wortel, daun bawang dan taoge atau wortel dan jagung. Karena kol di sini agak lebih keras dan tebal dibanding yang biasa kita temui di Indo..
Nhah klo resepnya sendiri saya malah bingung mau nulisinnya. Lha dari pertama kali bikin bakwan ini emang ga liat resep dari mana-mana dan cuma pake takaran kira-kira. Jadi maaap yaa..ini resep pake jurus 'secukupnya', hihihi..

Bakwan Sayur / Bala-bala
ala Mama Aisyah

Bahan:
1 buah wortel ukuran besar, potong korek api
taoge, secukupnya (atau bisa diganti jagung pipil atau kol yang diiris tipis)
1 daun bawang, iris tipis
tepung terigu, secukupnya
2-3 sdm tepung maizena
air secukupnya
1 bawang putih ukuran besar, haluskan
garam + merica + gula pasir secukupnya

Cara membuat:
1. Campurkan tepung terigu dan maizena. Tuangi air sambil diaduk dan didapat kekentalan yang diinginkan (saya prefer agak kental sedikit)
2. Masukkan bawang putih dan sayuran Aduk rata. Beri garam dan merica secukupnya. Saya suka tambahan sejumput kecil gula pasir, biar gurih..
3. Goreng dalam minyak panas sampe kuning kecoklatan.. angkat

Hidangkan dengan saos sambal atau cabe rawit. Yumm!


Thursday, 24 April 2014

Gorengan: Tahu Isi/Tahu Berontak

- No comments


Gorengan satu ini favoritnya ayah dan anak-anak. Kalo saya nyebutnya tahu isi, tapi kalo ayah nyebutnya tahu berontak. Gorengan ini dibuat dari tahu yang dikeluarkan isinya kemudian diisi dengan campuran sayuran ataupun bisa juga dicampur daging cincang. Lalu tahu yang sudah diisi kemudian dikemuli pake adonan tepung terus digoreng.

Ada yang pake tahu coklat (tahu yg sudah digoreng) tapi kami lebih suka pake tahu putih. Ada yang sayurannya diisikan ke tahu mentah-mentah, ada yang ditumis dulu. Nah, resep yang saya pake di bawah ini yang pake ditumis dulu, maksudnya supaya lebih berasa gitu bumbunya..



Tahu Isi/Tahu Berontak

Bahan:
1 kotak tahu putih (saya pake yang kemasan 300 gr), potong jadi 12 bentuk segitiga
200 gr campuran taoge + wortel yang sudah diiris korek api
1 daun bawang, iris tipis
170 gr tepung terigu
1 sdm tepung maizena
1 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
air secukupnya

Bumbu halus:
1 siung bawang putih
1/2 shallot (2 bawang merah)
gula + garam + merica secukupnya

Cara membuat:
1. Kerok tahu di sisi diagonalnya, sisihkan. Lumatkan isi tahu (kerokannya) dengan punggung sendok kemudian campurkan dengan campuran taoge + wortel.
2. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan campuran taoge, wortel dan kerokan isi tahu. Tumis hingga layu, tambahkan daun bawang. Aduk rata, matikan api.
Note: saya lebih suka taoge dan wortelnya ditumis sebentar saja karena nantinya juga akan digoreng lagi bersama tahu, supaya masih ada sedikit sensasi kriuk-kriuk/kres-kresnya saat dimakan
3. Isikan tumisan tadi ke dalam tahu yang sudah dikerok, sisihkan.
4. Campur tepung terigu dan maizena dengan air secukupnya, jangan terlalu encer. Tambahkan garam dan merica. Celupkan tahu ke adonan tepung kemudian goreng dalam minyak panas hingga kuning keemasan. Tiriskan

Siap disajikan dengan cabe rawit. Yumm!

Oiyaa..adonan tepung dan sayurannya bersisa sedikit dengan takaran di atas. Tapi tenang ga akan kebuang kok. Saya bisa dapet bonus kurang lebih 7-8 bakwan sayur dengan sisa bahan tadi. Lumayan kan, bikin tahu isi bonus bakwan. Hihihi..




Saturday, 19 April 2014

Chocolate Chips Muffin

- No comments


Barusan saya beli loyang muffin di salah satu toko serba ada di dekat rumah. Lumayaaan, lagi diskon 25%. Girang banget deh dapet yang murah :D
Nhah, ini resep yang dipilih buat merawanin loyang baru nih. Saya pengen nyobain resep chocolate chips muffin by Laura Vitale. Sukaa..sama blognya, karena dilengkapi video tutorial. Jadi gampang ngikutinnya, hihihi..

Tapi oh tapi..hasilnya ternyata ga sesuai ekspektasi.. pengennya lebih moist lagi. Dan meskipun muffin termasuk quick bread yang memang padat, tapi ya mungkin karena kurang moist itu tadi jadinya kok kaya kepadetan.. Mungkin saya yang kebanyakan ngaduk pas bikin adonan, jadi hasilnya jadi kurang empuk dan agak kering begini. Tapi jujur, kayana mo cobain resep yang lain duluu.. Hehee.. Mungkin resep yang pake full sour cream atau buttermilk bisa jadi lebih moist..
Dan juga menurut saya kurang manis.. kali lain kalau mau mbikin lagi harus ditambahin gulanya..

Choco Chips Muffin

Ingredients:2 cups of Flour1 Tbsp of Baking Powder½ tsp of Salt1/8 tsp of Ground Cinnamon1 12 oz Bag of Milk Chocolate Chips2/3 of a cup of Whole Milk½ cup of Melted Unsalted Butter2 Tbsp of Sour Cream2 Eggs½ tsp of Vanilla Extract1/3 cup of Granulated Sugar1/3 cup of Brown Sugar

Process,
1) Preheat your oven to 400 degrees. Line a 12 cup muffin tin with liners and spray the edges with non stick cooking spray, set aside.

2) In a small bowl mix together the first 4 ingredients and set aside.

3) In another small bowl add the chocolate chips and half a cup of the dry ingredients mix and toss to make sure each piece of chocolate chips are coated in the flour mixture.

4) In a large bowl mix together the remaining ingredients until combined. Add the dry ingredients and just mix to combine but not over mixing. Using a spatula fold in the chocolate chip mixture and make sure they are evenly spread out through out the batter.

5) Using a large ice cream scoop, divide the batter evenly in the prepared muffin pan.

6) Bake for 15 to 18 minutes or until a toothpick inserted in the center of the muffin comes out clean

Berikut versi yang sudah saya translate plus konversi yah..

Bahan:
260 gr tepung terigu
1 sdm baking powder
1/2 sdt garam
1/8 sdt kayu manis bubuk
230 gr choco chips
>> campur rata, sisihkan

160 ml susu cair
113 gr mentega leleh
2 sdm sour cream*
2 telur
1/2 sdt vanilla 
65 gr gula pasir putih
65 gr brown sugar

*home made sour cream: untuk 1 cup sour cream, tambahkan 1 sdm air jeruk nipis pada 240 ml heavy cream. Saya biasa pake yang 30% juga udah oke

Cara membuat:
1. Panaskan oven 200 C. Olesi loyang muffin dengan mentega atau alasi paper cup
2. Campurkan bahan cair dan gula sampai rata. Tambahkan campuran bahan kering, aduk hanya hingga tercampur dan jangan kelebihan mengaduk.
3. Bagi adonan ke 12 cetakan muffin
4. Panggang selama15-18 menit atau sampai tusuk gigi dimasukkan akan keluar bersih

Note:
Adonan agak sedikit lumpy, biarkan saja dan jangan terlalu overmix

Selamat mencoba!



Friday, 11 April 2014

Bread Pudding (Puding Roti Tawar)

- No comments

Stock cemilan di rumah tinggal yang itu-itu aja. Duo Aisyah sama Hasna bolak balik nguplek kulkas dan lemari dapur, cari yang bisa dicemal cemil. Meski tau isinya ga nambah-nambah, teteeup aja itu kulkas sama lemari ga berenti dilongok-longok. Mungkin sambil ngarep tau-tau ada makanan yang bisa dicomot kali ya. Wkwkwkw...
Akhirnya saya bikinin puding roti aja. Yang gampang tapi selalu jadi favorit di rumah. Alhamdulillah semua suka..:) Ludes dalam sekejap..abis itu kembali deh duo krucil bolak balik buka kulkas. Eaaaa...

Resep puding roti ini saya adaptasi dari resep di blog Mbak Hesti. Makasih banyak mbak! Saya udah coba banyak resep yang beliau sharing di blog Hesti's Kitchen. Hasilnya beginih..*angkat 2 jempol* :D
Kembali ke bread pudding, resep asli mbak Hesti menggunakan roti panettone, tapi saya selalu menggunakan roti tawar biasa. Rasanya? It's always been a hit! Enaak. Beberapa kali saya pakai untuk dessert di acara makan-makan di rumah. Pada nanyain resepnya lhoh. Trus dikiranya sayah expert baker. Adjuh, mereka tertipu..Xixixi.. Padahal ini mah tinggal sobek-sobek roti, aduk2, panggang, udah.. Yuk mari, liat langsung aja resepnya..

BREAD PUDDING 
adapted from Hesti's Kitchen

Bahan:
9 lembar roti tawar ukuran kecil
3 butir telur
75 gr gula pasir
200 ml fresh cream (saya biasa pake yang 30%, tapi klo ga ada bisa diganti susu)
250 susu cair, suhu ruang
3 sdm butter, lelehkan dinginkan hingga suhu ruang
1/2 sdt vanilla bubuk
1/4 sdt garam
kismis
kayu manis bubuk dan gula palem untuk taburan

Cara membuat:
1. Panaskan oven 180 C. Oles tipis sisi loyang ukuran 18 cm dengan butter.
2. Tata roti, taburi dengan kismis di tiap lapisan

3. Kocok telur, gula, garam. Masukkan cream, susu dan butter, aduk rata. Tambahkan vanilla
4. Tuang adonan ke roti yang sudah diatur di loyang/pinggan. Biarkan meresap +/- 30 menit.
5. Taburi dengan kayu manis dan gula palem sebelum dimasukkan ke oven. Panggang selama +/- 30 menit.

Puding roti bisa disajikan hangat maupun dingin. 







Thursday, 6 March 2014

Mini Sandwich

- No comments


Anak-anak lagi libur karnaval seminggu. Baru juga beberapa hari, kak Aisyah udah ngeluh, 'boseen, mah'. Hadeuh..maenan udah segambreng, diselingi nonton kartun, tetep aja bosen yah. Padahal di rumah juga ada temen maen, Hasna. Tapi tetep aja, kalo di rumah mulu bosen. Namanya juga anak-anak. Mamanya klo bawa krucil bertiga ini maen ke playground masih keder. Takut bebe Hannah rewel, padahal harus sambil ngawasin kak Aisyah ma Hasna maen. Mending tunggu weekend aja maen keluar, biar bisa bareng ayah..
Daripada bingung, langsung aja ajak anak-anak maen di dapur, mumpung bebe Hannah lagi bobo. Mari kita bikin mini beef sandwich bareng-bareng :D
Semalem abis bikin steak daging cincang ala mbak Diah Didi. (di sini link resepnya mba Diah ya) Simpel dan enaak. Tapi ternyata anak-anak lebih suka daging cincangnya dibumbuin perkedel atau semur bola daging buat emam nasi. Jadinya hasil steak dagingnya disisihin sebagian buat anak-anak trus dibikin project mini sandwich ini aja deh :D
Caranya gampang:
1. Potong 2 keping roti tawar masing-masing jadi 4 bagian
2. Isi dengan steak daging, cheddar cheese, selada dan timun
3. Tusukkan food picks di masing-masing sandwich
et voila! jadi deh..
Anak-anak seneng, emaknya pun seneng :D


Sayang lagi ga ada tomat di kulkas..klo ditambahin potongan tomat lebih enak dan cantik deh pasti. Tapi gini aja kak Aisy juga sukaa. Nhah, kalo Hasna suka dan semangat bikinnya doang, mo makan males liat ijo-ijonya T_T
Pas mo makan, ijo-ijonya harus disingkirin dlu >.<