More Categories

Search This Blog

Theme images by Storman. Powered by Blogger.

Tips Membuat Ketupat Pulen dan Tahan Lama Lengkap dengan Cara Menyimpannya

Lebaran segera tiba! Tak afdol rasanya bila sajian khas Lebaran, seperti opor ayam, sambal goreng, dan rendang daging, tidak disantap dengan...

Showing posts with label Inspirasi. Show all posts
Showing posts with label Inspirasi. Show all posts

Wednesday, 17 May 2017

Ini Kisah Sukses Penjual Sate di Swiss

- No comments
Adalah Rio Vamory yang berhasil mengukir kesuksesan berjualan sate di Swiss. Kedainya selalu ramai dikunjungi pembeli.

Tak cuma dari kalangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Swiss, tapi orang-orang yang menjadi pelanggannya juga berasal dari penduduk lokal. Baik tua maupun muda selalu memadati kedai satainya yang di beri label "Mister Satai".


Yang menarik, lulusan S2 ini dulunya berprofesi sebagai bankir di sebuah bank ternama di negeri tersebut. Tapi, lantaran kecintaanya terhadap sate, dia memutuskan "banting stir" menjadi penjual sate.


"Di pekerjaan sebelumnya (bankir), aku (merasa) isi dompet iya, tapi isi jiwa nggak ada," ujarnya dalam sebuah vidio yang diunggah di vidio.com.

Keputusannya untuk jadi penjual sate bukan tanpa rencana. Bidang usaha itu sudah dia pikirkan sejak masih duduk di bangku kuliah.

Tepatnya ketika mengambil S2, pria asal Padang Panjang Sumatera Barat ini bahkan memilih tesis tentang food truck. Nah, dari situlah mimpinya untuk menjadi penjual sate di negeri orang bersemi.


Setelah melakukan berbagai eksperimen, pria berusia 34 tahun ini berhasil membuat sate yang enak. Tak hanya enak menurut lidahnya sendiri, tapi juga enak menurut lidah warga lokal dan WNI yang tinggal di Swiss.


Sama seperti di Indonesia, sate ayam ala Rio Vamory juga disajikan dengan bumbu atau saus kacang, kecap manis, potongan cabai, dan lontong. Semuanya, ia buat sendiri.


Selamat ya Rio Vamory dengan bisnis barunya. Semoga sukses selalu. (County Food/Yudha Putra Kusuma)

Monday, 15 May 2017

Ajaib! Punya Kelainan dan Divonis Mandul, Akhirnya Wanita Ini Bisa Hamil

- No comments
Sudah menjadi fitrahnya, setiap wanita pasti ingin hamil dan melahirkan setelah menikah. Tapi, harapan itu seperti tak berpihak pada Krista Schwab.

Sejak usia belia, wanita asal America Serikat ini divonis mandul oleh dokter karena mengalami uterus didelphys atau memiliki dua rahim dan 2 serviks. Kenyataan itu pun membuatnya shock.


Tapi, dia tak lantas percaya. Dia masih yakin bahwa setiap wanita pasti bisa hamil dan melahirkan anak, meski keyakinan itu cuma sedikit.

Uterus didelphys merupakan kondisi langka yang ditemukan pada wanita. Menurut Scientific American, potensi kondisi abnormal itu terjadi pada 1:2.000 wanita.

Dikisahkan Caters News, laiknya wanita normal, dia pun menjalin kisah asmara dan memutuskan untuk menikah. Tapi, sebelum menikah, dia berpesan pada suaminya bahwa dia memiliki 2 rahim dan 2 serviks yang membuatnya divonis mandul alias tak bisa memberikan keturunan.

"Ketika bertemu suamiku saat usia 20 tahun, aku mengatakan padanya bahwa aku tak akan bisa punya anak," ungkapnya.

Suaminya pun tak berkeberatan menerima kondisi tersebut. Namun, keduanya tetap berusaha dan mengharapkan sebuah keajaiban terjadi.

Bukannya keajaiban yang diharapkan terjadi, masalah baru malaj muncul. Setiap kali berhubungan intim dengan suaminya, ia selalu merasakan sakit pada kelaminnya.

Mulanya, dia anggap rasa sakit itu umum dialami oleh semua wanita. Setelah melakukan pap smear, dia baru sadar bahwa anggapannya itu salah.

Rasa sakit itu muncul lantaran kondisi tubuhnya yang abnormal. Dari hasil pap smear, diketahui bahwa dia memiliki 2 vagina.

Kontan saja kabar itu membuatnya kaget dan semakin khawatir tidak bisa hamil dan melahirkan anak. Tapi, dia dan suaminya pun tak lantas percaya. Mereka tetap berusaha dan berharap agar bisa hamil.

Keajaiban pun terjadi di usianya yang ke 32 tahun dan setalah lebih dari 20 tahun berusaha, akhirnya dia pun hamil lagi.

Tak seperti sebelum-sebelumnya, kondisi kehamilannya pun dinyatakan sehat, meski dokter mengatakan bahwa ia harus mau mengambil jalan cesar pada proses persalinannya nanti.


Kini parut Krista semakin besar dan diperkirakan pada Agustus tahun ini bayinya akan lahir. Dia dan suami merasa sangat bahagia mendapati keajaiban tersebut.


"Aku ingin para wanita yang juga mengalami uterus didelphys tak pernah berhenti dan menyerah berharap dan berusaha, karena keajaiban bisa terjadi," katanya berpesan.

Selamat ya Krista. Semoga proses persalinannya lancar dan kondisi bayinya normal dan sehat. (County Food/Yudha Putra Kusuma)

Thursday, 11 May 2017

Jadi Pemadam Si Jago Merah Tanpa Pamrih, Kok Mau Ya?

- No comments

Dijaman serba gila seperti sekarang jni, rupanya masih ada segelintir orang yang mempunyai jiwa sosial dan kemanusiaan yang tinggi. Kalau sebagian orang baru mau bekerja atau menolong selama karena ada imbalan, kakek berusia senja ini malah rela mengorbankan harta, tenaga, dan bahkan sampai bertaruh nyawa untuk membantu orang yang mengalami musibah kebakaran.

Ia adalah kai (Kakek) Untung Noor. Lantaran sering melihat banyak korban akibat musibah kebakaran, ia bertekat untuk membeli mobil yang nanti akan digunakan sebagai mobil pemadam kebakaran.


Supaya bisa membeli mobil tersebut, Kai Noor harus menyisihkan penghasilannya yang memang hanya sedikit dari berjualan bensin eceran dan rokok di Banjarmasin. Walhasil, ia pun hanya bisa membeli mobil tua.

Meski tua, tapi mobil itu masih berfungsi dengan baik. Setiap ada laporan yang ia terima tentang adanya musibah kebakaran, Kai Noor pun bakal segera datang sendiri dan berusaha memadamkan api.


Ia tak mau menerima uang seperserpun dari budi baiknya itu. Dan, kini ia juga punya satu lagi mobil tua yang difungsikan sebagai mobil ambulance. Ia menggunakannya untuk mengangkut orang sakit, jenazah, dan korban kebakaran.


Atas budi baik yang dilakukannya tanpa pamrih itu, tentu banyak masyarakat Banjarmasin yang merasa sangat terbantu. Tak cuma itu, ketulusan Kai Noor juga memberikan rasa bangga tersendiri bagi keluarga dan masyarakat Banjarmasin.

Kini, Kai Noor tidak sendiri. Ia dibantu 4 orang anaknya untuk menjalankan pekerjaan mulia tanpa pamrih itu.

Semoga sehat selalu Kai Noor. Semoga Tuhan selalu memberkati. Selalu semangat ya!

Monday, 8 May 2017

Menyentuh Hati, Pemulung Ini Bejuang untuk Menyekolahkan Puluhan Anak Miskin

- No comments

Meski dalam kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan, namun ketulusan dari seorang pemulung berusia 56 tahun ini sangat menyentuh hati. Dia rela menekan biaya hidup dan hanya tinggal di kamar kos kecil supaya bisa menyisihkan banyak uang untuk menyekolahkan anak-anak orang miskin di lingkungan tempat tinggalnya. Tujuannya, hanya satu: biar meraka tetap bisa melanjutkan sekolah.

Sesedikit apapun uang yang diperoleh dari memulung dan bekerja sebagai penyapu jalan, sebagian harus disisihkan untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. Hal itu jadi pedoman Zhao Yongjiu. Sehingga, ia mampu menyekolahkan 37 anak miskin yang tinggal di sekitar kos-kosannya di Shenyang, Provinsi Liaoning, Tiongkok.


Dikisahkan Shanghaiist, pekerjaan itu telah ia lakoni selama 30 tahun terakhir. Dan, selama kurun waktu itu pula dia selalu menyisihkan sebagai penghasilannya untuk membantu keluarga tidak mampu yang ada di sekitar tempat tinggalnya.


Tak kurang dari 170.000 Yuan atau setara Rp 330 juta yang telah Zhao sumbangkan untuk menyekolahkan puluhan anak misik yang ada di lingkungan tempat tinggalnya. Tentu sudah banyak hal yang ia harus korbankan agar bisa menyisihkan uang sebanyak itu. Mengingat, pekerjaan pria berusia 56 tahu ini hanyalah sebagai tukang sapu jalanan dan memungut botol serta kaleng bekas.

Uang tersebut ia kumpulkan dari bekerja mulai pukul 04.30 sampai pukul 9 malam setiap harinya. Hasil dari ia bekerja selama lebih dari 12 jam itu hanya diambil sedikit untuk biaya hidup di kamar kos ukuran kecil dan biaya makan. Sebagian besar lainnya ditabung untuk menyekolahkan puluhan anak miskin.

Ketulusannya membantu biaya sekolah anak-anak miskin itu tentu bukan tanpa sebab. Ia ingin balas budi kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.

Zhao kecil adalah anak yatim. Ayahnya meninggal pada tahun 1976 silam. Otamatis dia hanya tinggal bersama ibunya. Malang, ibu Zhao tak mampu mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Dan, hidup merekapun semakin susah sejak sepeninggalan ayahnya.


Beruntung, Zhao hidup dan besar di lingkungan masyarakat yang baik. Zhao dan ibunya selalu mendapatkan bantuan dari para tetangga.


Kepedulian dari masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya itulah yang memotivasi Zhao untuk sebisa mungkin menyisihkan uang guna membantu orang lain yang membutuhkan. Sekecil apapun penghasilannya, harus disisihkan untuk orang yang membutuhkan.

Harapannya, anak-anak tidak boleh putus sekolah hanya lantaran ketiadaan biaya. Mereka harus menuntaskan sekolahnya.

Salut untuk Zhao. Meski di tengah keterbatasan ekonomi, tapi ia tetap mau menyisihkan sebagian rejekinya untuk orang yang membutuhkan. Counties, bagaimana dengan kita? (County Food/Yudha Putra Kusuma)

Sunday, 7 May 2017

Hebat! Miliarder Muda Ini Rela Menghabiskan Harta sampai Hidup Menggelandang Demi Membantu Para Penderita Kanker Payudara

- No comments

Hidup bergelimang harta di usia yang masih muda memang menjadi idaman banyak orang. Tapi, tidak bagi Mazzi Dumato. Paling tidak setelah dia mengalami kecelakaan beruntun dalam kurun waktu yang tak terlalu lama.

Miliarder muda 38 tahun ini rela menguras hartanya yang mencapai Rp 41 miliar untuk disumbangkan kepada orang miskin dan mereka yang membutuhkan. Keputusan itu ia ambil setelah mengalami kecelakaan beruntun dalam kurun waktu yang cukup singkat dan buah pertemuannya dengan istrinya.

Simak juga: "Menyentuh Hati, Pemulung Ini Berjuang untuk Menyekolahkan Puluhan Anak Miskin"

Mau tahu kisah selengkapnya? Dirangkum dari The Sun, begini cerita selengkapnya.


Mazzi Dumato, miliarder muda asal Damaskus, Suriah, yang lama tinggal di Brasil dan Dubai ini adalah seorang pengusaha yang bergerak dibidang marketing, desain web dan real estate di Dubai. Dari bisnisnya itulah dia berhasil menjadi miliarder muda dengan total kekayaan mencapai Rp 41 miliar.

Pesta, bersenang-sengan dan foya-foya mewarnai kehidupannya sehari-hari. Diapun dikenal sebagai playboy karena banyak wanita cantik yang dekat dengannya.


Suatu hari, nasib nahas menimpa dirinya. Dia mengalami kecalakaan ketika mengendari mobil mewah berlogo kuda jingkrak. Tak cuma sekali, kecelakaan beruntun dialaminya dalam waktu yang relatif singkat.

Peristiwa nahas itu kemudian menjadi sebuah titik balik bagi kehidupannya. Ia mulai berpikir untuk meninggalkan segala kemewahan dan pergi berkelana.

Simak juga: "Jadi Pemadam Si Jago Merah Tanpa Pamrih, Kok Mau Ya?"

Dia pun berkelana dan sampai akhirnya bertemu Milena, istrinya. Keyakinannya soal meninggalkan segala macam kemewahan semakin kuat setelah melihat kelembutan Milena merawat para penggungsi Haiti. 

Saat mengetahui Milena menderita kanker payudara dan harus menjalani masektomi serta operasi transplantasi sumsum tulang belakang, Dumato pun rela mengeluarkan biaya Rp 9,3 miliar demi kesembuhan istrinya itu. Tak tanggung-tanggung, dia pun rela menguras semua hartanya untuk membangun pusat pencegahan kanker di Florianopolis, Brasil, lengkap dengan rumah bagi keluarga penderita kanker.


Sebagian hartanya lagi disumbangkan untuk sebuah badan amal di Republik Dominika. Selain itu juga untuk biaya pengobatan kakak iparnya yang juga menderita kanker payudara.

"Sederhananya, saya menghabiskan semua uang saya. Ketika meninggalkan Dubai saya masih punya sekitar Rp 41 miliar. Saya harus menghabiskan uang banyak untuk biaya pembangunan properti (rumah bagi keluarga penderita kanker) dan ongkos pengobatan," kata dia.


Meski begitu, dia tak lalu merasa bangga bisa mendermakan hartanya untuk orang yang membutuhkan. Menurutnya, bukan itu inti dari beramal, melainkan waktu dan perhatian yang tulus kepada orang-orang yang menderita. Dan, semua hal itu dia lihat ada pada istrinya ketika merawat pengungsi Haiti.

"Dia mampu menyentuh orang-orang dari mulai bayi sampai orang tua di desa. Semua orang menyukai dia, bukan karena uang tapi karena waktu yang dia berikan."

"Di situlah saya sadar, beramal itu bukan soal uang tapi menyediakan waktu bagi orang lain," ujar Dumato.

Kini, miliarder muda ini berkelana bersama istrinya. Tidak lagi dengan mengendari mobil mewah berlogo kuda jingkrak, tapi dengan mengendarai mobil butut berlogo VW. Renungkan dan semoga mendapat pelajaran hidup yang berharga. (County Food/Yudha Putra Kusuma)

Saturday, 6 May 2017

Dulu Buruh Pabrik, Kini Ratu Properti. Siapa Dia?

- No comments

Adalah Zhang Xin, wanita asal Tiongkok yang merintis karir dari menjadi buruh pabrik rendahan hingga meraih kesuksesan di bidang bisnis properti dan real estate. Kesuksesannya sebagai CEO sekaligus Co-Founder dari SOHO China-lah yang membuat dirinya disebut sebagai ratu di bidang properti dan real estate

SOHO China adalah sebuah perusahaan pengembangan real estate komersial utama dan yang terbesar di Beijing dan Shanghai. Mau tahu perjalanan hidupnya dari buruh pabrik rendahan hingga dijuluki ratu properti dan real estate? Ini kisah selengkapnya.


Sukses bukan cuma milik mereka yang punya harus keturunan bangsawan atau orang bergelimang harta. Sukses adalah milik semua orang. Asal mau ulet, berusaha, dan bekerja keras.

Simak juga: "Hebat! Miliarder Muda Ini Rela Menghabiskan Harta dan Hidup Menggelanjang Demi Membantu Para Penderita Kanker Payudara"

Paling tidak itu telah berhasil dibuktikan oleh Zhang Xin. Meski lahir dari keluarga yang tak berkecukupkan, tapi dia tetap mampu meraih kesuksesan. Itu semua berkat kerja keras, ulet, dan tekatnya yang kuat untuk meraih impian dan cita-citanya.

Sebagian masa muda Zhang Xin dihabiskan untuk bekerja sebagai buruh rendahan. Itu ia lakukan demi membiayai pendidikannya. 

Bahkan, dia sampai harus bekerja shift selama 12 jam. Sebagian penghasilannya ditabung untuk biaya pendidikan. Sebagian lagi digunakan untuk nafkah.

Setelah sekian lama menabung, akhirnya dia hijrah ke Inggris untuk melanjutkan pendidikannya. Dan, kebetulan dia juga mendapat beasiswa untuk kuliah di Universitas Sussex.

Lantaran prestasinya, usai mendapatkan gelar sarjana, lalu dia mendapat kesempatan melanjutkan kuliah untuk mengambil gelar master di Universitas Cambridge, Amerika Serikat. Usai berhasil meraih gelar masternya, ia pun mulai menggeluti bisnis properti dan real estate.

Zhang Xin pun kembali harus rela berhemat ketika mengawali bisnis properti bersama Pan Shiyi, suaminya. Semua dilakukan demi menekan biaya pengeluaran perusahaan dan supaya dapat segera melunasi hutang-hutang perusahaan yang baru seumur jagung itu.


Lantaran keuletan dan pantang menyerah, lambat laun perusahaannya itu pun semakin maju dan ia pun berhasil meraih sukses bersama suaminya. Kini SOHO China dikenal sebagai pengembang real estate perkantoran terbesar di Tiongkok dengan gedung-gedung ikonik yang banyak berdiri di Beijing dan Shanghai.

Simak juga: "Pernah Di-bully Wajah Mirip Tikus sampai Alien, Kini Wanita Ini Malah Jadi Model Terkenal. Kok Bisa?"

Kesuksesannya itu otomatis membuat hartanya menjadi tak karuan banyaknya. Bahkan, ia juga dinobatkan sebagai perempuan terkaya di dunia versi Majalah Forbes pada Tahun 2015. Tak tanggung-tanggu, nilai kekayaan Zhang Xin disebut-sebut lebih besar daripada Donald Trump, raja properti dan real estate Amerika Serikat.

Setelah mengetahui kisah Zhang Xin, boleh diambil kesimpulan bahwa, setiap orang punya kesempatan besar untuk meraih sukses. Tinggal sekuat apa upaya kita untuk meraihnya. Jangan mudah putus asa dan jangan pantang menyerah! (County Food/Yudha Putra Kusuma)

Friday, 5 May 2017

Pernah Di-bully Wajah Mirip Tikus sampai Alien, Kini Wanita Ini Malah Jadi Model Terkenal. Kok Bisa?

- No comments

Siapa yang tak kental Shareefa Danish. Tapi, siapa sangka bahwa model top tanah air ini juga pernah jadi korban bullying.

Model yang juga pemain film yang memiliki bentuk wajah unik ini sampai minder gara-gara kekerasan verbal yang dilontarkan teman-teman seusianya kepadanya ketika masih remaja. Ia sering diejek bahwa wajahnya seperti tikus. Ada juga yang menyebut wajahnya seperti alien.

Simak juga: "Jadi Pemadam Si Jago Merah Tanpa Pamrih, Kok Mau Ya?"

"Dari SD sampai SMP aku sering diejek. Bahkan, banyak yang bilang wajahku seperti tikus dan alien, memang pada saat itu aku minder banget," kata Danish di sela acara kampanye All Eyes On You dari Make Over, di Jakarta Pusat.


Sakit hati dan minder memang jadinya mendengar cemoohan seperti itu dilontarkan pada kita. Meski begitu, Danish cepat bangkit dan berhasil membangun kepercayaan diri.

Simak juga: "Dulu Buruh Pabrik, Kini Ratu Properti. Siapa Dia?"

Menurutnya, kepercayaan diri itulah yang dapat dijadikan sebagai penangkal rasa sakit hati dan rasa mindernya ketika di-bully oleh sebagian orang di lingkungan sekitar. Dari rasa percaya diri itu juga, ia berhasil meyakinkan dirinya sendiri bahwa bentuk wajahnya yang merupakan karunia Tuhan itu bukan aneh, melaunkan unik.


Tak semua orang dikaruniai wajah unik seperti dirinya. Nah, gara-gara keunikan wajahnya dan rasa percaya diri yang kuat itulah yang membuat Danish memberanikan diri tampil hingga sekarang menjadi model terkenal.

Simak juga: "Hebat! Miliarder Muda Ini Rela Menghabiskan Harta dan Hidup Menggelandang Demi Membantu Para Penderita Kanker Payudara"

Bahkan, wajah unik model cantik ini sudah sering menjadi cover majalah trend remaja dan kecantikan.

Jadi, semua yang ada pada diri kita itu adalah anugerah. Bergantung pada diri kita sendiri dalam menyikapinya. Mau disikapi positif atau negatif, terserah Counties. Tapi, kalau ingin seperti Danish, ya sikapilah segala sesuatu itu dengan positif, maka kita akan mendapat hikmahnya.